Underpass Simpang Ngurah Rai Mulai Dikerjakan

oleh

DENPASAR, Cakrawalabali.com | Untuk mengurai kemacetan di simpang Ngurah Rai, maka proyek pembangunan Underpass Simpang Ngurah Rai kini mulai dikerjakan, dan juga akan dilengkapi dengan Pelican Crossing sebagai jalur prioritas bagi pejalan kaki yang akan menyeberang jalan raya

Pelican Crossing berupa alarm yang memberikan peringatan dini pengendara kendaraan akan adanya pejalan kaki yang menyeberang, untuk menjawab permintaan warga di Desa Tuban, Kuta yang meminta dibuatkan akses jalan untuk warga setempat

Kepala Kalurahan Tuban, I Ketut Murdika mengatakan underpass menjadi jalur lalu lintas kecepatan tinggi, sehinga warga Tuban di sepanjang underpass bakal terhambat aktifitasnya jika mengikuti alur underpass, terutama pada saat Hari Raya.

“Terutama untuk warga yang tinggal di sisi underpass akan terkendala jika tidak ada akses jalan penghubung, bagaimana teknisnya agar permintaan dari warga dapat terpenuhi, “jelas Murdika.

Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Denpasar, I Komang Martana menjelaskan, pembuatan ‘penyeberangan bel’ sudah disosialisasikan kepada warga dan hingga saat ini tidak ada penolakan.

“Sampai saat ini semua berjalan lancar. Dinas Perhubungan juga menyarankan solusinya dibuatkan Pelican Crossing,” ujar Martana, Rabu, (25/10)

Sejak 26 September 2017 lalu, proyek Underpass Ngurah Rai mulai dikerjakan. Pekerjaan terbagi dalam 4 zona yakni, zona 1 yang berada di areal Bundaran, zona 2 sisi selatan atau berdekatan dengan runway Bandara Ngurah Rai, zona 3 di sisi utara dan zona 4 merupakan penataan simpang Jimbaran.

“Kenapa harus ditata, karena ada koneksi arus lalu lintas, supaya tak terjadi penumpukan arus kendaraan, semua harus ditata termasuk di simpang Jimbaran, “pungkas Martana. (Cb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *