Dua Kabupaten di Bali Masih Kekurangan Guru

oleh

DENPASAR, Cakrawalabali.com | Gede Wenten Aryasuda mengungkapkan, persoalan Guru Tidak Tetap (GTT) saat ini menjadi sebuah emergency yang harus ditangani. Kekurangan guru akan berdampak pada proses belajar mengajar yang bermuara pada turunnya kualitas pendidikan dan dengan keterbatasan jumlah guru yang ada sekarang, Maka dalam hal ini, PGRI terus mendesak pemerintah untuk mengisi kekosongan guru.

“Yang paling parah kekurangan guru di wilayah yang penduduknya besar,” jelas Gede Wenten Aryasuda, Sabtu, 25 November 2017.

Di wilayah Bali, Kabupaten Karangasem dan Buleleng menjadi daerah yang penduduknya cukup besar. Dengan demikian, distribusi guru di dua kabupaten itu masih sangat dibutuhkan.

Gede Wenten Aryasuda juga menyoroti Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang hingga saat ini masih jadi persoalan. Tantangan PGRI di usianya yang Ke-72 ini, adalah mencari cara dan terus menyuarakan keluh kesah guru kepada pemerintah.

“Dalam catatan saya, dua hal (kebutuhan guru dan TPG) itu yang masih mengganjal di dunia pendidikan tanah air,” jelas Aryasuda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *