Bea Cukai Denpasar Musnahkan Barang Bukti Rp 3,6 Milyar

DENPASAR, Cakrawalabali.com | Menjelang akir tahun Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Denpasar, memusnahkan Barang Bukti dari berbagai jenis. Pemusnahan ribuan Barang Bukti sesuai data sejak 2015 sampai 2017, jalan Tukat Badung, Rabu, (20/12), Denpasar.

Pemusnahan barang terlarang ini dari jenis disaksikan oleh Aparat Kejaksaan Tinggi Bali, Polda Bali, Polsek Kawasan Laut Benoa, para wartawan media online, cetak dan elektronik.

Pemusnahan hari ini berupa barang-barang hasil penangkapan kantor Bea dan Cukai diseluruh Bali, kecuali Bea Cukai Ngurah Rai. Demikian disampaikan Kepala Kantor Bea dan Cukai Denpasar Abdul Haris.

Abdul Haris dalam laporannya mengatakan bahwa,”pemusnahan barang-barang ilegal yang telah disahkan menjadi barang milik negara (BMN) hasil penindakan Bea Cukai Denpasar di bidang kepabeanan dan cukai periode 2015-2017. Penindakan barang-barang tersebut dilakukan di wilayah kewenangan Bea dan Cukai Denpasar di seluruh Bali kecuali Bandara Ngurah Rai,”urainya.

Pemusnahan barang-barang ilegal secara simbolis diadakan di kantor setempat dihadiri oleh PLH.Kepala Kantor DJBC Bali dan NTT Husni Syaiful dan beberapa pejabat terkait.

Barang-barang yang dimusnahkan antara lain berupa 3002.834 batang rokok ilegal, 447 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA), barang lartas lainnya yang jika dirupiahkan mencapai Rp.3,6 milyar lebih.

Lebih jauh, usai pemusnahan secara simbolis di kantor BC Denpasar, barang-barang tersebut dimusnahkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Serangan Denpasar. Adapun pemusnahan ini telah sesuai dengan Peraturan Menkeu Nomor 83/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Negara.

Ditambahkan, melalui kegiatan pemusnahan ini menurut Abdul Haris,”kantor Bea Cukai telah menjalankan fungsi sebagai comunity protector yakni melindungi masyarakat Indonesia khususnya Bali dari peredaran barang ilegal dimaksud,”pungkasnya.(*)

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*