Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang dan Indonesia

oleh

DENPASAR – Cakrawalabali.com | Dalam rangka Peringatan 60 Tahun Diplomatik Jepang dan Indonesia, bersama Konsulat Jepang bekerjasama dengan Yayasan Widya Dharma Shanti (YWDS) STIKOM BALI akan melaksanakan Festival Persahabatan di gedung Bentara Budaya Bali Ketewel Sukawati Gianyar selama 3 hari tanggal 26 – 28 Januari 2018.

Demikian dikatakan Konsultan Jendral Jepang di Denpasar Bali, Mr. Hirohisa CHIBA, kepada Cakrawalabali.com saat jumpa Pers di ruang pertemuan STIKOM Bali, Kamis (25/1).

Menurut Konjen Jepang ini, untuk Tahun 2018 Jepang – Indonesia menyambut 60 tahun hubungan Diplomatiknya yang sudah terjalin sejak penandatanganan Perjanjian Perdamian Jepang Indonesia pada tanggal 20 Januari 1958.

“Bung Karno dan Perdana Menteri Jepang telah menandatangani untuk bekerjasama mengadakan berbagai acara kebudayaan guna merayakan hubungan Diplomatik tersebut, “ujarnya.

Konsul Jepang menambahkan, terkait logo 60 tahun hubungan Diplomatik Japan Indonesia sudah diluncurkan ketika pertemuan antara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dengan Presiden RI, Joko Widodo di sela-sela acara KTT ASEAN di Manila pada 12 Nopember 2017 lalu.

Sementara Prof. Dr.I Made Bandem, M.A, mengatakan sejak ada diplomasi Kebudayaan 1965 lalu, Pemerintah Indonesia sudah mengadakan pertukaran kebudayaan dengan Jepang, karena memang ada kemiripan kebudayaan yang luar biasa antara Jepang dan Indonesia.

“Kesamaan budaya tersebut antara lain kesenian dan pertanian, seperti seluring Jepang sama dengan seluring Bali sudah sehak abad ke 7, termasuk kain tenun ikat bali grising juga ada di Jepang,”kata Bandem.

Ditambahkan Prof Bandem, peranan yang lain selama 25 tahun ini banyak masiswa Jepang telah belajar tentang gamelan dan tari Bali di Jepang, bahkan sudah ada 20 sanggar di Jepang, termasuk di Jepang sudah ada Festival kecak Bali, “ujar Bandem

Sementara itu, Ketua Yayasan Persahabatan Jepang Bali dan penanggung jawab Project Sakura 60, Makiko Iskandar mengatakan orang Jepang itu sangat cinta Bali, untuk itu Jepang selalu berkominikasi dengan Indonesia melalui kerjasama pendidikan dengan program-program bahasa jepang.

“Bahkan Yayasan kami sudah membuka sekolah bahasa Jepang di Indonesia, kini kami memiliki 300 orang siswa yang sudah belajar bahasa Jepang,” pungkas Makiko. (cb01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *