Pendekatan Edukasi Pendukung Koster-Ace, Tokoh pariwisata Jabarkan Program

oleh

BADUNG, Cakrawalabali | Calon Wakil Gubernur nomer urut 1, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) melakukan pendekatan edukasi kepada pendukung Koster-Ace. Tokoh pariwisata yang sekaligus eks pengajar di Universitas Udayana ini menjabarkan program-program yang diusung Koster-Ace.

Ada 5 program utama yang diusungnya bersama Calon Gubernur Bali periode 2018-2023, I Wayan Koster yakni, kesehatan, pendidikan, pelayanan sosial, adat budaya dan agama, serta pariwisata.

“Masyarakat butuh edukasi dan saya perlu menjabarkan program-program yang diinisiasi Pak Koster. Astungkara mereka dapat memahami dan semakin menguatkan keyakinan untuk memilih Koster-Ace di Pilgub 27 Juni nanti,” jelas Cok Ace saat menghadiri Deklarasi pendukung Koster-Ace di Desa Adat Buduk, Mengwi, Kabupaten Badung.

Program kelima yakni, pariwisata menjadi potensi besar untuk digarap dan dikembangkan secara maksimal. Bali tak lepas dari ekonomi pariwisata. Hal itu yang membuat pasangan Koster-Ace memikirkan penataan dari sektor yang menjadikan Bali dikenal di seantero dunia.

Dari penjabaran mantan ketua PHRI Bali ini, berkurangnya pendapatan dari sektor wisata disebabkan oleh menurunnya waktu kunjungan wisatawan di Bali. Ia mencontohkan, dari sebelumnya rata-rata lama kunjungan wisatawan hingga sepekan, kini menurun menjadi 3 hari.

“Ini yang perlu kita benahi. Artinya disini ada pendapatan asli daerah yang hilang. Jika itu (lama kunjungan) nanti dikembalikan seperti semula, 5-6 hari, astungkara pendapatan dari sektor pariwisata bisa dua kali lebih banyak dari sekarang,” jelas Cok Ace.

Selain itu, menurut Cok Ace, jaringan Wayan Koster juga sangat kuat, baik di daerah maupun di tingkat pusat. Di Bali, jaringan Koster terdapat di 6 Kabupaten.

“Ada 6 bupati yang satu kendaraan dengan Pak Wayan Koster,” ujar Cok Ace.

Dengan jaringan yang ada sekarang, Cok Ace meyakini, program-program yang diinisiasi oleh Wayan Koster bakal terlaksana baik jika nanti terpilih sebagai Gubernur Bali periode 2018-2023.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *