SATPOL PP GENCAR SIDAK GALIAN C, CEGAH KEBOCORAN PAD KARANGASEM

oleh

KARANGASEM, Cakrawalabali | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bali bersama Karangasem bersinergi menggencarkan penertiban aktivitas galian C Kecamatan Kubu, Karangasem.

“Upaya itu mencegah adanya kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dan cendrung merusak lingkungan, karena tidak kontrol dalam penambangannya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi asal Nusa Penida di Karangasem, Kamis (22/3).

Hal itu disampaikan ketika melakukan sidak aktivitas galian C Karangasem di Desa Tianyar (Pengelola I Putu Gede Subrata, milik lahan Mangku Surat) dan Desa Ban (Pengusaha UD Catur Karya Gede). Kedua lokasi tersebut petugas melakukan pendataan dan mengecek perijinan penambangan.

Namun aktivitas galian C terhenti karena nampaknya ketakutan ketika petugas mendatanginya, pantau wartawan terdapat truk dan alat berat tidak beroperasi.

Pada kesempatan tersebut, petugas melakukan pendekatan kepada pekerja agar pemilik tambang bisa ditemui untuk diajak diskusi mencari solusi terbaik agar aktivitas galian C berlangsung secara legal dengan mengendepankan pelestarian lingkungan.

Setelah itu, mereka menggali informasi yang mendalam untuk mengetahui informasi yang lebih mendalam mengenai luas dan banyak titik galian C.

Kegiatan tersebut, juga sempat terjadi adu argumentasi kepada salah satu pengusaha Galian C dengan Satpol PP Karangasem, akhirnya dapat ditengahi oleh Satpol PP Bali.

Ia mengharapkan, kegiatan itu untuk mampu mengingatkan pengusaha agar melakukan aktivitas galian C mengikuti Peraturan Daerah (Perda) Bali No. 4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan.

Selain itu, diatur pula dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 6 Tahun 2016 tentang Perizinan Usaha Pertambangan Batuan.

Satpol PP telah mendapatkan surat perintah dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk melakukan penertiban dan penegakan hukum terhadap usaha pengelolaan pertambangan mineral bukan logam dan batuan yang tidak berizin/ilegal di wilayah Karangasem sejak tanggal 13 November 2017.

Untuk itu, Satpol PP Bali juga dalam menjaga ketentraman dan ketertiban sesuai surat tugas pokok dan fungsi telah melakukan patroli wilayah terkait dengan keberadaan pengelolaan pertambangan mineral bukan logam dan batuan tanpa ijin di Kabupaten Karangasem pada tanggal 18 dan 19 November 2017 di daerah Bebandem Karangasem. Termasuk tanggal 8 Maret 2018 di Desa Sebudi, Selat

Penyidakan akan terus dilakukan pada titik aktivitas galian C, apabila tidak mengikuti aturan tidak menutup kemungkinan akan diproses secara hukum.

“Kami akan menindak tegas, bagi pengusaha yang masih membandel,” ujarnya.

Bahkan akan mengadakan pertemuan dalam menuntaskan polemik Galain C yang menjadi sorotan berbagai kalangan pada tanggal 29 Maret mendatang.

Sementara itu, Pemilik Lahan Galian C Mangku Surat meminta agar mendapatkan pembinaan sehingga aktivitas perekonomian tetap jalan.

“Kami akan ikut mendata teman-teman belum mendapat perijinan agar segera diproses,” ujarnya.

Sejatinya, pihaknya akan berupaya mengikuti peraturan yang berlaku dengan baik sehingga ada kenyamanan dalam melakukan penambangan.

Bahkan pihaknya juga menyanggupi menghadiri acara pertemuan Satpol PP yang melibatkan lembaga terkait dan pengusaha galian C.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *