Inovasi Pemprov Bali Tingkatkan Pelayanan Prima Wajib Pajak

oleh

DENPASAR, Cakrawalabali | Membayar pajak saja kok susah? Itulah sebagian pertanyaan dari masyarakat wajib pajak ketika akan melaksanakan kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor. 

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Dewa Mahendra Putra di kantornya, Rabu siang (11/4) mengatakan, jarak menjadi salah satu kendala masyarakat dalam membayar pajak, terutama yang tinggal di perdesaan.

“Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Bali akan terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat wajib pajak,” katanya.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Provinsi Bali, I Made Santha mengatakan, sebagian masyarakat perdesaan kesulitan mengakses tempat pelayanan samsat, bahkan ada yang harus menempuh 40 kilometer ke Samsat terdekat.

“Masyarakat perdesaan dan pinggiran ada yang harus menempuh 40 kilometer. Bagaimana kita bisa menyalahkan masyarakat yang tidak bisa membayar pajak?” katanya.

Untuk itu, tambahnya, Pemprov Bali melalui Bapenda Provinsi Bali menjawab persoalan itu dengan memberikan kemudahan akses dalam mewujudkan pelayanan prima.

“Gerai Samsat yang sudah dibuka di beberapa lokasi dirasakan masih terbatas,” terangnya.

Megatasi hal tersebut, Bapenda meluncurkan dua unit pelayanan Mobil Samsat Keliling pada 4 April lalu dan sudah diserahkan ke UPT Bapenda Provinsi Bali di Buleleng dan UPT Bapenda Provinsi Bali di Karangasem.

“Kami meluncurkan dua unit mobil Samsat Keliling, baru satu minggu beroperasi,” jelasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *