Pengepul dan Pengedar Lobster Undersize Ilegal di Bekuk Satpolairud

oleh
Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman, SH.,S.IK., M.Si

BANYUWANGI, Cakrawalabali | Penangkapan lobster undersize dimana termatup melanggar aturan terhadap Siup pasal 88/ pasal 92 UU no 45 th 209 dengan permen no 56 permen kape tahun 2016 tentang larangan penangkapan lobster dan rajungan di wilayah Republik Indonesia.

Menurut kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman, SH.,S.I.K., M.Si untuk tersangka pengepul dan pengedar lobster yakni Jefri Agustinus Angka wijaya (43) dsn palurejo, Desa tembokrejo kecamatan muncar – Banyuwangi.

“Ada pun lokasi tempat kejadian perkara di tambak udang petani milik almrh Bambang mulyadi dengan barang bukti yang berhasil di amankan 133 ekor kobster dengan berat dibawa 2ons, undersize yang terdiri dari 19 ekor lobster dengan berat di bawa 2ons dalam keadaan hidup, sedangkan 14 ekor lobster berat di bawa 2ons dalam keadaan mati dan sudah kita buatkan berita acaranya, serta timbangan digital camry dan hand pon blackberry tipe onik warna hitam,” tutur AKBP Donny.

Kapolres Banyuwangi ini juga menjelaskan jika yang bersangkutan sudah melakukan kegiatan selama kurang lebih 2 tahun dan dalam 1 minggu jeffri tersebut mengirim lobsternya sebanyak 2x di Bali dan di Bali sendiri ada penampungnya dan pihaknya menyatakan akan menindaklanjuti kiriman yang bersangkutan.

“Kami melakukan pengungkapan pada tanggal 13 april 2018 oleh Kasat Polairud dengan anggotanya dan itu berdasarkan informasi dari masyarakat,” pungkasnya. (Idr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *