Hari Buruh Kapolres Bangli Sambangi Pengerajin Akar Bambu

oleh

BANGLI, Cakrawalabali | Memantau situasi wilayah dengan menjalin Silahturahmi merupakan kewajiban petugas Polri pengemban Tugas Pelindung, Penghayom dan Pelayan Masyarakat termasuk pimpinan Polri di Polres Bangli untuk menciptakan suasana aman dan kondusif.

Seperti halnya yang dilakukan Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, S.I.K, S.H, Selasa (01/05/2018) pukul 11.30 Wita didampingi Kabag Ops Polres Kompol Ngakan Anom Semadi dan Kapolsek Susut Akp Ida Bagus Ketut Karyawan, SH., serta Bhabin Desa Penglumbaran Aiptu Wayan Kempel menyambangi pemilik usaha kerajinan Akar Bambu Kadek Nance di Banjar Seribatu, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut Bangli.

“Menyambangi dan berdialog dengan pemilik sekaligus pengerajin┬áseni akar bambu dilakukan dalam rangka menjalin silahturahmi dan kerjasama keamanan terutama dalam peringatan hari Buruh Internasional,” kata Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Bangli sempat berdialog dengan pemilik usaha pengerajin akar bambu terkait jumlah kariawan usahanya.

Saat dikonfirmasi Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo mengatakan, berkaitan dengan Hari Buruh dipandang perlu dilakukan kegiatan patroli dan sambang dialogis yang ditingkatkan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Dalam sambang kali ini saya menyampaikan himbauan dari Kapolda Bali,” kata AKBP Agus Tri.

adapun inti imbauan yang disampaikan meliputi tentang peringatan hari buruh agar dilakukan dengan gembira dengan semangat yang tinggi untuk meraih kesuksesan serta salurkanlah aspirasi pada jalur dan tempat sesuai mekanisme yang benar, jangan warnai Hari Buruh dengan tindakan tindakan yang justru dapat menimbulkan keresahan dan menjerumuskan bangsa ini kedalam kehancuran.

Sementara itu Kapolsek Susut Akp Ida Bagus Karyawan, SH., menambahkan, bahwa dalam rangka menjaga Harkamtibmas serangkaian May Day 2018, “Polri tidak mampu berjalan sendiri tanpa dukungan dari semua pihak, sehingga terjalin silahturahmi dan kerjasama yang baik antara kepolisian dengan pihak buruh, pengusaha serta pengerajin, agar terciptanya kamtibmas yang kondusif,” imbuhnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *