Korem 163/Wira Satya Terima Tim Wasrik Current Audit Itjenad

oleh

DENPASAR, Cakrawalabali | Tim Pengawasan Dan Pemeriksaan (Wasrik) Current Audit Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) melakukan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan di Korem 163/Wira Satya, Jumat (06/07).

Tim Wasrik tersebut diketuai oleh Kolonel Arm Alvis Anwar, S.A.P., M.Tr. (Han) dengan menyertakan 5 anggota Staf melakukan Wasrik Current Audit ke Korem 163/Wira Satya dengan perioritas sasaran terkait pengadaan barang dan jasa, hibah dana atau barang, pemanfaatan asset milik negara yang dikerjasamakan dengan pihak lain, termasuk juga sistem informasi manajemen dan akuntansi barang milik negara atau SiMAK BMN.

Kedatangan tim diterima oleh Kepala Seksi Personel Korem 163/Wira Satya Letkol Caj I Putu Sutrisna mewakili Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh Albertus Magnus Suharyadi, S.I.P., M.Si.

Pada kesempatan tersebut dalam kata sambutannya Kasi Pers menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Wasrik.

“Selamat datang di Korem 163/Wira Satya, semoga kegiatan pemeriksaan dapat berlangsung lancar sesuai rencana,” sebut Kasi Pers.

Besar harapan kepada tim nantinya dapat memberikan arahan dan masukan terbaik bagi seluruh Staf Korem 163/Wira Satya. Bila masih ada kekurangan nantinya akan diperbaiki sehingga kinerja akan semakin baik dan dapat dipertanggung jawabkan.

Sementara Ketua Tim Wasrik Kolonel Arm Alvis Anwar, S.A.P., M.Tr. (Han) mengatakan bahwa kehadirannya di Korem 163/Wira Satya merupakan perintah dari Itjenad dalam rangka Pengawasan dan Pemeriksaan Current Audit terhadap program kerja dan anggaran yang sedang dilaksanakan pada tahun anggaram 2018.

Kolonel Alvis memberikan gambaran bahwa Itjenad dalam satu tahun anggaran melaksanakan 3 kali Wasrik dengan 3 metode antara lain metode Post Audit yaitu dengan melaksanakan audit untuk program kerja yang sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Kemudian ada metode Current Audit yaitu melaksanakan audit terhadap program kerja dan anggaran yang sedang berjalan di Tahun 2018. Metode lainnya yaitu Pre Audit yaitu melaksanakan pemeriksaan terhadap rencana program kerja dan anggaran untuk tahun berikutnya.

Menurutnya dengan penerapan 3 metode Wasrik tersebut TNI AD berharap agar tidak lagi ada temuan menonjol pada program kerja mendatang di Tahun 2019.

Secara khusus pada pelaksanaan Wasrik Current Audit ini bertujuan untuk mengetahui kendala atau masalah yang dihadapi satuan untuk nantinya dicarikan solusinya.

“Wasrik Current Audit sifatnya adalah pendampingan dan konsultasi terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran yang sedang dilaksanakan,” sebut Kolonel Alvis.

Lanjutnya, harapan saat dilaksanakan Post Audit pada awal Tahun 2019 nanti tidak akan ditemukan hal-hal menonjol yang nantinya akan menjadi permasalahan yang berpengaruh pada penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kepada TNI AD.

“Pesan dari Pimpinan TNI AD bahwa kita harus mencapai target penilaian Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP pada Tahun 2019 lebih baik dari Tahun 2018 yang masih dinilai Wajar Dengan Pengecualian atau WDP oleh BPK RI,” ungkap Kolonel Alvis.

Di akhir arahannya Kolonel Alvis mengharapkan kepada seluruh Staf Korem 163/Wira Satya untuk memberikan data-data yang dibutuhkan oleh Tim Wasrik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *