Satgas TMMD Sosialisasikan Radikalisme dan Terorisme

oleh

JEMBRANA, Cakrawalabali | Satgas TMMD ke-102 Kodim 1617/Jembrana menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bahaya Radikalisme dan Terorisme, bertempat di Balai Banjar Dauh Marga, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, pada Sabtu malam (14/07).

Sosialisasi bahaya Radikalisme dan Terorisme disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 1617/Jembarana Kapten Inf I Nyoman Gde Andika S.H., yang diikuti sebanyak 100 orang warga Desa Delod Brawah.

Dansatgas TMMD Letkol Kav Djefri Marsono Hanok, bersama Wadansatgas, Dan SSK, Tomas, Toga, Serta Mahasiswa KKN Undiksa turut hadir pada kegiatan tersebut.

Kapten Inf Andika selaku pemberi materi menjelaskan, pentingnya deteksi dini dimana setiap penduduk yang baru masuk ke wilayah kita harus melaksanakan wajib lapor kepada Kelian Dinas dan Kepala Desa setempat.

“Kepada masyarakat diharapkan dapat bersinergi dengan aparat keamanan terkait guna menciptakan rasa aman dan tertib kependudukan,” ujar Kapten Andika.

Kita harus bercermin dari kejadian aksi teror yang telah terjadi di beberapa tempat di wilayah negara kita diakibatkan oleh kurang pekanya kita terhadap lingkungan di sekitar kita.

“Kita bersikap apatis terhadap orang yang masuk ke wilayah kita yang mungkin saja memiliki kepentingan yang tidak baik termasuk ada niatan untuk melakukan teror atau membawa pengaruh paham tertentu yang beraifat radikal yang bertentangan dengan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Kapten Andika berharap agar seluruh warga meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan terhadap oknum atau orang asing yang masuk ke wilayah sebagai tindakan deteksi dan pencegahan dini.

Sementara itu Dansatgas TMMD ke-102 Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga dan Mahasiswa KKN atas kehadirannya dalam acara penyuluhan dan sosialisasi dalam rangka kegiatan sasaran non fisik TMMD Ke 102 di Desa Delod Berawah.

“Hari ini kita memberikan materi terkait terorisme dan radikalisme, semoga semua yang sudah disampaikan pemateri dapat dipahami dengan baik sehingga akan menambah wawasan dan pengetahuan kita betapa berbahayanya radikalisme dan terorisme tersebut yang bisa saja merusak dan menghancurkan tatanan kehidupan masyarakat,” ungkap Dansatgas.

Selanjutnya Dansatgas juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias membantu pelaksanaan program TMMD ini. “Ada beberapa sasaran yang dilaksanakan diantaranya bedah rumah, pembuatan MCK, perabatan jalan dan tempat penurunan kerbau pacuan (Mekepung), ke depannya partisispasi dari warga masyarakat sangat diperlukan sehingga pelaksanaan TMMD ke-102 di Desa Delod Brawah berlangsung sukses dan berhasil,” pungkas Dansatgas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *