PAM IMF-WB Annual Meeting 2018, Pangdam Latihan TFG di Mabes TNI

oleh

JAKARTA, Cakrawalabali | Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto,S.I.P selaku Dansatgas Pamwil dan Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Kasuri selaku Dansatgas Evakuasi Penanggulangan Bencana Daerah pada pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting 2018 mengikuti Latihan Tactical Floor Game (TFG) secara terintegrasi yang digelar oleh Mabes TNI pada Kamis (6/9) di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap Jakarta.

Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Jonny Harianto G, S.I.P, ditengah latihan TFG di Cilangkap Jakarta menyampaikan bahwa, Mabes TNI menggelar TFG ini dengan tujuan untuk memantapkan dan mengintegrasikan semua unsur yang terlibat dalam Satgas Pengamanan Wilayah dan Satgas Evakuasi Penanggulangan Bencana Daerah pada pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting 2018 yang akan dihelat di Nusa Dua Bali pada bulan Oktober mendatang.

“Latihan ini akan berlangsung selama tiga hari (6,7,12/9) diawali dengan gladi dipimpin oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A selaku Pangkoopsgabpam IMF-WB Annual Meeting 2018, melibatkan semua unsur yang tergabung dalam Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi Penanggulangan Bencana Daerah, baik dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah maupun instansi terkait lainnya disaksikan dan diawasi oleh Tim peninjau dari Mabes TNI,” ujar Kapendam.

Adapun materi latihannya disamping mekanisme pengamanan VVIP dan Pengamanan Wilayah, juga diintegrasikan dengan materi yang terkait dengan mekanisme Evakuasi Penanggulangan Bencana. Latihan terintegrasi ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana (Gempa Bumi) pada saat pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting 2018  yang akan digelar di Nusa Dua Bali, mengingat belakangan ini masih sering terjadi gempa susulan pasca terjadinya Gempa bumi Lombok pada bulan lalu.

“Dengan pelaksanaan latihan terintegrasi ini diharapkan agar semua pihak yang terlibat dalam pengamanan pertemuan IMF-WB Annual Meeting 2018¬†benar-benar memiliki kesiapan dan terampil dalam melakukan SOP yang berlaku dalam penanggulangan bencana alam,” pungkas Kapendam.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *