Ridwan Kamil Temui AMS & Bamus Sunda Bali

oleh

BADUNG, Cakrawalabali | Disela-sela kesibukan agenda kerjanya sebagai pembicara di World Conference on Creative Economy (WCCE) yang diadakan di Nusadua-Bali beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang biasa disebut Kang Emil masih menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan warganya yang ada di Bali yang tergabung dalam paguyuban Bamus (Badan Musyawarah Urang Sunda-Bali) dan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) perwakilan Bali yang bertempat di VIP Bandara Ngurah Rai, Badung, Kamis (08 /11).

Adapun beberapa pesan yang diucapkan Kang Emil diantaranya yang paling penting adalah, “Masyarakat Sunda di Bali harus selalu menjaga kerukunan dan sosialisasi antar umat beragama agar selalu dan tetap terjalin persaudaraan” sebelum akhirnya pembicaraan mengenai program dan rencana paguyuban Bamus-AMS ke depan agar lebih sinergi dengan Pemerintah Jawa Barat yang dipimpin Gubernur yang sebelumnya merupakan Walikota Bandung tersebut.

Ketua Bamus Sunda-Bali Cuk Taruna Hendrajaya yang diwakilkan Oleh Kang Asep selaku biro organisasi Bamus Sunda Bali dan Ketua AMS Provinsi Bali Aap Syafrudin Muslich, yang ikut menghadiri pertemuan mengapresiasi undangan tersebut dan tentunya menyambut positif apa yang disampaikan Ridwan Kamil yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar Angkatan Muda Siliwangi (AMS) yang berpusat di Bandung, Jawa barat.

“Tentunya saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Ridwan Kamil selaku Bapak kita di Jabar yang sudah memberikan perhatian dan waktunya untuk kita selaku warga Sunda yang ada di Bali walaupun disela sela kesibukan beliau dan tentunya apa yang disampaikan mengenai program Kami akan menyambut baik dan jalankan sesuai arahanya Kang Ridwan Kamil karena program ini sangat perlu mengingat jumlah komunitas warga Jawa Barat di Bali banyak dan untuk memobilisasi dan meningkatkan potensi program perekonomian antara Jawa Barat dan Bali selain itu hal yang utama adalah Kita semua wajib memelihara kerukunan dan persatuan di Bali,” terang Kang Aaf Ketua AMS Provinsi Bali dalam wawancaranya dengan wartawan. (DP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *