DPW Astakoni, Asperkoni & Aspekoni Jawa Barat Gelar Musda Ke-I

oleh

BANDUNG, Cakrawalabali | Dalam meningkatkan peran serta masyarakat konstruksi pada pembangunan secara nasional, tiga asosiasi yakni ASTAKONI, ASPERKONI dan ASPEKONI melangsungkan musyawarah daerah yang ke-I dengan mengusung tema “Melalui Musda I Astakoni, Asperkoni, Aspekoni Kita Tingkatkan Usaha & Peran Masyarakat Jasa Konstruksi Dalam Menghadapi Globalisasi” yang bertempat di Hotel Mitra Jl. Supratman No. 98 Kota Bandung, Jumat (17/05/2019).

Musyawarah daerah Ke-I astakoni, asperkoni dan aspekoni jawa barat dihadiri oleh 20 dpc kabupaten/kota dan para undangan diantaranya akademisi dan beberapa perusahaan konstruksi daerah serta para kerabat, Adapun musda tersebut juga dihadiri oleh ketua umum asperkoni Yakub F. Ismail bersama ketua umum astakoni H. Syahruddin serta dewan pembina H. Sholeh Tahir dan pengurus pusat H. Ubaidilah.

Keberadaan asosiasi yang membawahi tiga lembaga tersebut sudah tiga tahun memiliki kewenangan VVA yang diterbitkaan oleh LPJK Nasional sejak pertama kali terbentuk pada tahun 2011.

Berikut daftar ketua dan kepengurusan DPW Jawa Barat Edi Kunaedi sebagai ketua Astakoni (Asosiasi Tenaga Ahli & Trampil Kontruksi Nasional), Khoirul Anam sebagai Ketua Asperkoni (Asosiasi pengusaha perusahaan kontruksi Indonesia) Edi Kunaedi sebagai Ketua Aspekoni (Asosiasi Perusahaan Konsultan & Pengawasan Kontruksi Indonesi ).

Adapun kepengurusan asosiasi tersebut secara lengkap terdiri Ichsan Firmansyah sebagai dewan penasehat,  Edi Kunaedi Ketua, Sugeng Sudarmono Ketua I, Darto Ketua II, Sofyan Sugondo, S.Ikom Ketua III, Khoirul Anam Sekretaris, Hermawan Sekretaris I, Rifki Sekretaris II, Cynthia M. Rosally Sekretaris III. Husni Mubarak Bendahara, Hasan bin Abidin Bendahara I, Didin Tohidin Bendahara II.

Kesemua jajaran kepengurusan tersebut secara langsung dilantik oleh Yakub F. Ismail dan Dewan Pimpinan Pusat. Yakub juga memberikan arahan kepada dewan pengurus provinsi jawa barat untuk segera membuat laporan dari hasil musda ke I yang telah menghasilkan kepengurusan yang definitif untuk periode 2019-2024 kepada gubernur jawa barat dan lpjk provinsi akan keberadaan asosiasi ini, yang juga kemudian dewan pimpinan pusat akan melaporkan kepada lpjk Nasional guna mendapatkan surat perintah peninjauan lapangan agar dapat terverifikasi dan mendapatkan kewenangan vva untuk bisa menerbitkan ska untuk profesi baik yang terampil maupun ahli, sbu untuk badan usaha konstruksi maupun konsultan.

Ketua DPW Jawa Barat Edi Kunedi dalam sambutannya menyampaikan kiranya setelah kepengurusan definitif terbentuk melalui musda Ke-I ini seluruh pengurus dapat bekerja keras secara bersama-sama agar apa yang menjadi misi dan misi asosiasi dapat terealisasi.

Edi Kunaedi juga berjanji akan segera melengkapi pemberkasan serta administrasi lainnya guna dapat memenuhi apa menjadi arahan dari dewan pimpinan pusat. Di penghujung acara seluruh peserta berkesempatan melakukan sesi foto bersama dan menyantap hidangan berbuka puasa yang disediakan panitia. (IMO-Infonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *