Ngertakeun Bumi Lamba, Upacara Adat Sunda Yang Diikuti Lintas Adat Nusantara

oleh

BANDUNG, Cakrawalabali| Dalam kerangka upacara besar Sunda Wiwitan “Ngertakeun Bumi Lamba”, yang digelar di Bandung pada Hari Minggu, (23/6/2019) yang dihadiri ratusan orang yang datang dari berbagai daerah baik yang datang sebagai perwakilan adat suku kedaerahan untuk mengikuti dan menjadi bagian dari jalanya prosesi upacara, maupun yang datang sebagai penonton yang hanya ingin menyaksikan salah satu aset kekayaan khasanah Nusantara.

Suasana upacara tampak larut dalam kebersamaan lintas Adat, Suku, Ras, Daerah, Agama dan Keyakinan yang tentunya menunjang cita-cita leluhur bangsa Indonesia sebagai bangsa yang bersatu dalam kerangka ideologi Pancasila & Bhineka Tunggal Ika.

“Semua orang yang dilahirkan baik hitam, putih, sipit, bangsa apapun selama dia dijadikan orang maka dia punya tugas untuk Ngertakeun Bumi Lamba yakni merawat dari bumi yang kecil (Bumi Alit yaitu sebutan untuk diri sendiri; redaksi) dan seluruh Bumi yang besar,” ungkap Ginanjar Akil yang merupakan Jaro yang memimpin upacara tersebut.

Upacara adat Sunda Wiwitan Ngertakeun Bumi Lamba yang rutin digelar setiap tahun merupakan upacara besar sebagai bentuk wujud rasa syukur terhadap Bumi dan alamnya yang diyakini sebagai ciptaan Tuhan yang sudah memberikan kesejahteraan kehidupan berupa udara, air, makanan dan segala sesuatunya maka, makna upacara tersebut sangatlah besar salah satunya yakni memupuk kesadaran menjaga alam dan lingkungan tempat dimana kita tinggal selain itu juga memupuk kebersamaan yang harmonis serta bisa bersinergi satu sama lainya dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. (Dani Permana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *