Ada Apa di Pura Melanting Padang Galak?

DENPASAR, Cakrawalabali | Pura Melanting Jambepule Padanggalak, Denpasar Timur memiliki keistimewaan tersendiri karena keberadaanya dilokasi dimana memiliki nuansa mistis yang kental dan angker yang mana menjadi salah satu tempat yang paling banyak diminati para spiritual yang notabene bukan hanya datang dari berbagai daerah di Bali saja tetapi dari luar Bali.

Keberadaan Pura Melanting Jambepule atau yang biasa disebut Pura Melanting, terletak di muara sungai Ayung, Padang Galak tepatnya didalam areal mangkrak Taman Festival Bali yang sudah ditutup sejak tahun 2000, secara geografis lokasinya terletak di Jalan Pantai Padang Galak, Nomor 3, Kesiman Denpasar.

Photo: Jro Mangku Putu Sukadana & Jro Mangku Mayun Marina

Dalam keterangan yang didapat dari Putu Sukadanayasa(30) dan Jro Mangku Mayun Marina (47) yang merupakan Jro Mangku Pura Melanting Jambepule mengungkapkan pura itu sudah ada sebelum taman festival dibangun pada tahun 1997.

Baca Juga : Ngertakeun Bumi Lamba, Upacara Adat Sunda Yang Diikuti Adat Nusantara

“saat ini banyak yang datang baik itu sebagai pengunjung biasa atau wisatawan yang menikmati suasana aura mistis maupun yang datang untuk sembahyang dan berdoa, selain itu juga banyak datang tokoh spiritual dari berbagai agama dan suku untuk bermeditasi diantaranya Tokoh-tokoh spiritual lintas etnis nusantara serta perkumpulan spiritual agama Hindu yang bernama Taksu Dalem,” terang Jro Putu yang merupakan Mangku Pengayah di Pura Melanting pada sesi wawancara di kediamanya Denpasar Timur, Rabu (26/6/2019).

Penulis yang menyempatkan diri berphoto di areal mangkrak bekas Taman Festival Bali.

Sedangkan menurut penuturan Jro Mangku Mayun yang sejak remaja mengetahui banyak tentang histori keberadaan tempat tersebut “banyak orang datang ke Pura Melanting Jambepule ini dengan maksud tujuan ingin mencari panugrahan atau bisikan wahyu selain itu untuk permohonan rejeki dan pengobatan,” tutur Jro Mangku Mayun Marina, Taksu Dalem yang juga merupakan balian yang sehari-harinya sering membantu pengobatan orang sakit. (Dani Permana)

1 Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*