Lapas Narkotika Bangli Tingkatkan Skill Warga Binaan

oleh

BANGLI, Cakrawalabali | sesuai dengan 10 prinsip pemasyarakatan yang mana salah satunya adalah “Ayomi dan berikan bekal hidup agar mereka dapat menjalankan perannya sebagai Warga masyarakat yang baik dan berdayaguna” Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli terus meningkatkan skill Warga Binaan melalui pembinaan-pembinaan kemandirian. Setelah sukses dibeberapa pembinaan seperti di bidang perkebunan dan perikanan kini Lapas Narkotika Bangli mulai mengembangkan produksi pada pembuatan tempe dan kripik tempe.

Dalam kegiatan ini Lapas Narkotika Bangli bekerja sama dengan industri rumah tangga “SANAN TAHU TEMPE” yang berlokasi di Jln. Cokroaminoti, Ubung, yang masih berada di bawah naungan LSM Yayasan Dua Hati Bali. Kegiatan ini diiikuti oleh 20 orang Warga Binaan dan pelatihan ini diberikan oleh 2 orang instruktur dari SANAN TAHU TEMPE.

Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk menyatakan, pelatihan pembuatan tempe ini menjadi hal yang menarik untuk dilakukan karena tempe merupakan makanan pokok orang Indonesia, yang mudah dibudidayakan dan dikembangkan dimanapun dalam skala usaha mikro.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan program pembinaan yang unggul kepada Warga Binaan. Pelatihan tersebut diberikan agar WBP menjadi kreatif dan produktif, dan semoga nantinya ilmu yang didapat bisa diaplikasikan setelah mereka kembali kemasyarakat,” ungkap Jamaruli Manihuruk.

Sementara itu Kasi Kegiatan Kerja, Nyoman Bhudianta menyampaikan, “program kemandirian ini diharapkan memberikan bekal kepada Warga Binaan agar mempunyai bekal dan ilmu saat bebas nanti dan juga bertujuan untuk mendongkrak PNBP di Lapas Narkotika Bangli,” harapnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *