HUT Satpol PP Ke-68, Bupati Anas Akan Hapus Sistem PL

oleh
Bupati Anas saat potong tumpeng di HUT Satpol PP Ke-68

BANYUWANGI, Cakrawalabali | Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyuwangi Rabu 21/3/2018 pagi tadi melakukan Hari ulang tahun tiga satuan sekaligus yakni HUT Satpol PP Ke.68, HUT ke 56 Satlinmas, HUT 99 Damkar.

Dalam sambutannya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berharap di ulang tahun Satpol PP tersebut bagian dari upaya meningkatkan kinerja. Ia berharap kasatpol PP beserta bagiannya untuk bekerja keras.

“Banyuwangi sekarang telah menjadi referensi dari banyak kota, setiap hari tamu bertambah yang datang orang orang penting dan sekarang dari banyak negara donor termasuk Amerika sudah setengah bulan di Banyuwangi,” Ujar Bupati Anas rabu 21/3/2018 di Halaman Satpol PP.

Ia menerangkan jika negara donor seperti dari Amerika tersebut melakukan Riset memberikan beberapa bantuan sedangkan untuk bulan depan Dubes tim Norwegia datang ke Banyuwangi dan tim tersebut akan memberikan bantuan tentang persampahan di Banyuwangi.
Sebelumnya menurut Bupati Anas tim dari Selandia baru selama setahun selesai untuk meningkatkan kinerja guru.

“Karena Banyuwangi di anggap bagus kerjasama di banding dengan 300 kota lain yang ada di Indonesia maka besok akan menambah negara donor dari Swis” Ujar mantan anggota DPR RI itu.

Banyak sistem menurutnya yang telah ia lakukan namun karena tidak terlihat maka banyak publik bahkan wartawan pun tidak mengetahui.

“Kami sedang bekerja memperbaiki dari dalam,” Ungkapnya.

Menurut politisi PKB itu saat ini yang sedang membuat ribut kontrak pekerjaan baik itu P Penunjukan langsung (PL) dan lain lain. Ia menyampaikan jika PL tersebut menjadi sumber masalah pihak nya telah memerintahkan untuk mengikuti rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akan menghapus sistem PL tersebut.

“Karena dianggap ada Fee sekian persen dan sekian persen untuk di hilangkan. Saya sudah capek, lelah mendapatkan laporan laporan ini, kami ingin fokus meningkatkan kinerja,” Tegas Bupati Anas.

Ia berharap dengan sistem lelang itu para aktivis hukum masuk dalam sistem perencana tersebut. Sehinga harapnya dapat berinovasi meningkatkan kinerja.

“Kita harus komitmen dengan delapan agenda reformasi yang di sampaikan KPK termasuk di dalam pengadaan barang dan jasa, pengadaan sdm serta penguatan Inspektorat akan kami kerjakan,” Katanya.

Ia berharap kepada pihak Satpol PP juga untuk bekerja keras sesuai penegakan Perda telah meminta untuk di pasang beberapa cctv untuk mempermudah pengawasan ditempat hiburan massa dan di tempat kerumunan massa yang terkoneksi ke HP para kasat melalui sistem online yang bekerja sama dengan pihak kominfo dan humas.

“Tim IT menjadi penting untuk yang ada di Satpol PP, perlu ada transformasi agar kedepan lebih baik penegakan perda maupun permasalahan sosial,” Harapannya.

Lain halnya dengan Kasatpol PP Edy Supriyono di HUT Satpol PP yang ke 68 tersebut ia berharap untuk Satuan Polisi Pamong Praja semakin meningkatkan kinerjanya sesuai dengan arahan Bupati Banyuwangi dan dengan para pedagang ia beharap dapat berjalan dengan enjoy dengan penataan yang baik tidak ada lagi istilah di obrak abrik.

“Tidak untuk mengusir mereka, tapi menata mereka sehingga dapat nyaman mencari penghasilan dan bekerja dengan enjoy,” Ujar Edy.

Menurut nya saat ini tenaga honorer lapangan mencapai 236 orang terbagi sekabupaten Banyuwangi dengan PNS 84 orang dan jumlah yang mencapai 316 orang tersebut pihaknya akan mengoptimalkan kinerja Satpol PP dan tidak untuk menambah lagi. Termasuk untuk melakukan, pengawasan melalui sistem Cctv secara online. (I.Mariady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *