DPU Cipta Karya & Penataan Ruang Ajak Para Jasa Kontruksi Sosialisasi

oleh
Kepala Dinas PU Cipta Karya & Penataan Ruang Kabupaten Banyuwangi Ir. Mujiono M.si

BANYUWANGIB Cakrawalabali | Sosialisasi Sistem Pengadaan Sistem Elektronik (SPSE) Versi 4, serta sistem purchasing / e – lelang cepat. Sosialisasi ini di ikuti oleh peserta dari kalangan Asosiasi jasa kontruksi Kabupaten Banyuwangi itu di gelar di Illira Hotel Selasa 3/4/2018.

Kepala Dinas pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan ruang Ir. Mujiono M.si mengatakan perlunya sosialisasi untuk mejalin komonikasi kepada para jasa kontruksi.

“Dibanyuwangi ini perlu adanya konsolidasi pendekatan kembali dengan Asosiasi jasa kontruksi karena menurut kami sudah agak lama tidak pernah ketemu, sehingga salah satu perlu diadakan konsolidasi dengan Asosiasi yang ada dikabupaten Banyuwangi” Ujar Mujiono.

Dijelaskannya terkait dengan proses pengadaan barang dan jasa, rata- rata setiap Asosiasi dapat mensikapi perpres tahun 2010 yang di perbaruhi Perpres no 16 tahun 2018.

“Terkait dengan dokumen pengadaan barang dan jasa ini kan beranekaragam, terjadi multi tafsir contoh ada kegiatan barang dan jasa di bawah 200 juta itu ada yang penunjukan langsung (PL), ada yang pelelangan langsung serta ada yang pengadaan langsung ini berbeda-beda kemudian ada yang mengatakan diatas 200 juta harus menggunakan lelang,” terangnya.

“Lelang itu banyak, ada lelang umum dan lelang terbatas, ada lagi sekarang pengadaan yang tercepat, terkait dengan menggunakan aplikasi SPESE versi cepat, inilah maksud kami mengumpulkan dan mengundang kepada semua Asosiasi yang ada dibanyuwanigi dan SKPD terkait yang mempunyai kegiatan proses pengadaan barang dan jasa serta mempunyai kegiatan jasa kontruksi, kami libatkan termasuk Dinas pengairan, pertanian, kesehatan dan pendidikan dan lain sebagainya,” Lanjutnya.

Kadis ini menjelaskan jika Asosiasi yang ada di banyuwangi berjumlah sekitar 14 Asosiasi dan diantara 14 asosiasi tersebut ada AKLI, GAPENSI, ASKOPINDO, AKSONAS dan lain sebagainya.

“Ke 14 ini yang kita undang secara bersama- sama sebagai mitra kerja kami, dan kami pun tanpa didukung temen-temen Asosiasi kami tidak bisa melaksanakan proses pekerjaan kontruksi yang ada di kabupaten banyuwangi secara baik dan tepat,” tuturnya.

Ia menjelaskan selama ini Asosiasi yang terdaftar berdasarkani KEPMEN P U PR no 472 KPTSN no 2 2016 tentang penetapan Asosiasi yang terdaftar baru 12, ia berharap untuk di sampaikan di forum bagi yang belum tercantum di dalam keputusan PUPR.

“Segera di urus supaya nanti bersama – sama pengajuan di Dinas sudah jelas asosiasinya, mana alamatnya, anggotanya, mana kantornya sehingga jelas struktur organisasinya,” Pungkas (Mariady).

Kepala Dinas PU Cipta Karya & Penataan Ruang Kabupaten Banyuwangi Ir. Mujiono M.si

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *