HUT Kedua FKPPAI Bali, Spiritual Sosial Berbudaya

oleh

DENPASAR, Cakrawalabali| Dalam kerangka HUT ke 2 DPD FKPPAI (Forum Keluarga Paranormal & Penyembuh Alternatif Indonesia) Provinsi Bali, akan menggelar acara dengan tema Sinergitas spiritual Nusantara dalam prilaku sosial berbudaya yang rencananya akan digelar di Gedung Komunitas Peduli Umat, Kuta Utara, Badung pada hari Selasa (27/08/2019) mendatang.

Sebagai wadah kepedulian terhadap umat dalam hal kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, budaya dan pelestari kewaskitaan leluhur selaku profesi paranormal dan penyembuh alternatif, FKPPAI siap berkontribusi terhadap kemajuan dan perkembangan serta kesejahteraan masyarakat umumnya bangsa Indonesia melalui peranya.

Para Panitia HUT ke 2 FKPPAI

“harapan kami dengan digelarnya acara ini mampu memberikan pemahaman masyarakat terkait organisasi FKPPAI khususnya profesi kami sebagai paranormal dan penyembuh alternatif” terang R. Sigma Martanagara Ketua Panitia HUT Ke 2 FKPPAI disela-sela rapat kepanitiaan yang di gelar di Mistis Coffee, Denpasar beberapa waktu lalu.

“Sinergitas spiritual Nusantara dalam prilaku sosial berbudaya merupakan tema HUT yang nantinya mendukung tema kemerdekaan RI yakni Menuju Indonesia Unggul” tambah ketua panitia yang keseharianya akrab dipanggil Ki Raga Sukma.

Ketua DPD FKPPAI Provinsi Bali, AA Gde Putra Wiraguna

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPD FKPPAI Provinsi Bali Anak Agung Gde Putra Wiraguna mengatakan “Peran Kami adalah sebagai pelestari nilai-nilai warisan leluhur, agar budaya dalam pengobatan alternatif yang sudah ada sejak dulu tersebut tidak punah, tetapi justru semakin berkembang dan dilengkapi dengan bukti- bukti ilmiah” ungkapnya.
Ia juga menambahkan “Semoga FKPPAI Bali dapat menjalankan peran dan fungsinya sebagai pelestari budaya yang adiluhung dan keberadaannya dapat memberi manfaat yang dirasakan oleh masyarakat” pungkasnya.

Acara HUT ke 2 FKPPAI 2019 yang akan digelar terbuka untuk umum dan rencananya di mulai dengan bakti sosial Donor Darah, chek kesehatan medis dan non medis, konsultasi spiritual hingga pameran dan bazar dengan puncak acara pentas seni sinergitas budaya Nusantara diantaranya Tarian dan kolaborasi debus dari Padepokan Gagak Karancang dari etnis Sunda dan Padepokan Noto Ahlak mewakili etnis Jawa serta Calon Arang dari budaya lokal Bali. (Dani Permana)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *