DPW IMO-Indonesia Riau Masa Bhakti 2017-2022 Resmi di Kukuhkan

oleh

PEKAN BARU, Cakrawalabali | Bertempat di Meeting Room hotel Furaya kota Pekan Baru kawasan jalan Jend. Soedirman, pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Media Indonesia (IMO-Indonesia) provinsi Riau masa bhakti 2017-2022, dikukuhkan oleh Ketua Umum Yakub F Ismail, Sabtu (7/4).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Provinsi Riau, sejumlah tokoh masyarakat setempat, puluhan wartawan yang bertugas di Riau dan para pengurus DPW IMO-Indonesia dari berbagai Provinsi yang ada di negeri ini.

Diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) oleh Sekjend M Nasir Bin Umar, pengukuhan itu ditandai dengan penyerahan Pataka serta dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas, antara DPW IMO Riau bersama dengan Pemprov setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Humas dan Protokoler Pemprov Riau, M Firdaus SE MM, berharap agar IMO-Indonesia dapat menjadi mitra yang sejalan dengan Pemprov Riau, sesuai dengan misi IMO-Indonesia untuk memerangi berita-berita hoax untuk mendukung pembangun dan memberikan informasi ketengah masyarakat.

“Kami berharap IMO-Indonesia dapat memproduksi berita-berita yang obyektif dan sesuai fakta serta kode etik jurnalistik, sehingga juga akan meningkatkan citra jurnalis, meski media juga mempunyai ketergantungan oleh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,” sebutnya.

Media yang juga menjadi salahsatu bentuk demokrasi, lanjut dia, juga berfungsi sebagai mata dan telinga untuk mengetahui apa yang terjadi di tengah masyarakat, sekaligus sebagai alat kontrol.
“Untk itu, kami berharap agar  hubungan baik yang telah terjalin selama ini, agar terus terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW IMO Riau Saudara Hondo, dalam sambutan perdananya menegaskan bahwa selain menjadi mitra strategis untuk Riau bangkit, IMO-Indonesia Riau juga akan konsisten dengan fingsinya sebagai kontrol sosial.
“Bila kami melihat seusatu hal yang merugikan masyarakat, akan kami tulis menjadi sebuah berita,” tandasnya.

Untuk itu, lanjut Hondo, kami meminta pada seluruh media yang tergabung dalam IMO-Indonesia untuk menjalankan tugasnya secara profesional, termasuk terus melawan berita-berita hoax.

Menanggapi hal itu, tokoh masyarakat Riau, Lukman Edi memberi apresiasi terhadap dilantiknya pengurus DPW IMO-Indonesia Riau, sekaligus mendoakan seluruh pengusaha media yang tergabung di IMO-Indonesia menjadi semakin maju dan besar dalam industri media online.

Sementara itu, dihadapan seluruh undangan yang hadir, Ketum IMO-Indonesia, Yakub F Ismail memaparkan bahwa IMO-Indonesia adalah badan usaha media online yang beranggotakan pemilik media online yang telah menandatangani form keanggotaan, serta memiliki legalitas sesuai dengan peraturan yang ada.

Sejauh ini, sebut Yakub, IMO-Indonesia telah terkonsolidasi di 29 Provinsi dan sudah ada 7 DPW yang dikukuhkan.

“Konteks IMO-Indonesia dalam pemberitaan, sejatinya menjadi organisasi yang bisa menjadi garda terdepan anti hoax,” ujarnya.

Untuk itu, “dengan dikukuhkannya DPW Riau ini, saya menitipkan pada seluruh instansi yang ada di provinsi Raiu agar dapat bersinergi dalam pemberitaan, untuk mendukung pembangunan daerah ini,” pungkas Ketum IMO-Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *